
Jakarta, Sensai Ichiba Indonesia
—
Hubungan antara Pemimpin Tertinggi
Iran
Mojtaba Khamenei
dan Presiden Masoud Pezeshkian diisukan tengah renggang.
Pezeshkian sendiri mengeklaim bahwa selama ini ia selalu berkomunikasi dengan Mojtaba terkait laporan perkembangan perang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Pezeshkian mengakui bahwa untuk menjalin komunikasi dengan Mojtaba menjadi “sangat sulit saat ini.”
“Saat ini sangat sulit berkomunikasi dengannya, tetapi bagaimana pun juga kehadirannya menjadi sumber kekuatan yang sangat besar bagi kamu, sehingga kami bisa terus melanjutkan,” kata dia pada Rabu (5/8), dikutip
AFP
.
Pezeshkian mengatakan saat bertemu, Motjaba masih bisa berpikir jernih bahkan digambarkan sebagai pertemuan produktif.
Saat berdiskusi, dia juga merasa disambut dengan kebaikan dan logika yang masuk akal dari Mojtaba.
“Sayangnya, situasi saat ini memungkinkan beberapa orang yang berniat jahat mendeskripsikan secara berbeda dan menampilkan citra yang berbeda tentang dirinya [Mojtaba],” imbuh dia.
Setelah dilantik, Mojtaba hanya menyampaikan pernyataan tertulis melalui media sosial atau dibacakan presenter media pemerintah Iran. Ketidakhadiran dia menimbulkan spekulasi relasi dengan pejabat Teheran lain.
Mojtaba bahkan tak hadir dalam pemakaman ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei yang digelar bulan ini. Presiden AS Donald Trump dan pejabat Israel menduga dia terluka parah di bagian kaki.
(isa/bac)
[Gambas:Video Sensai Ichiba]
Baca lagi: Purbaya Minta Toyota Pindah Pabrik Thailand ke RI, Insentif Disiapkan
Baca lagi: FOTO: Lansia di Pemukiman Kumuh Seoul Berjuang Hadapi Gelombang Panas
Baca lagi: Prabowo: Investasi RnD Indonesia Masih Sedikit, Kita Perbaiki


One Response
Suka banget sama gaya penulisannya, ringkas tapi padat isinya. Kalau kalian penasaran dan mau tau info selengkapnya, tinggal klikraja eropa aja.