
Jakarta, Sensai Ichiba Indonesia
—
Amerika Serikat
dikabarkan akan memasang sistem peluncur rudal jarak menengah terbarunya, Typhon, di pangkalan militer
Jepang
.
Media Jepang
Nikkei
pada Minggu (21/6) melaporkan pemasangan tersebut akan dilakukan untuk latihan militer bersama yang dijadwalkan Senin (22/6) ini dan pada September mendatang.
Angkatan bersenjata AS akan mengirim sejumlah unit Typhon berbasis darat yang mampu meluncurkan rudal jelajah Tomahawk. Baterai-baterai tersebut akan ditempatkan di Prefektur Kagoshima, di Pangkalan Udara Kanoya milik Pasukan Bela Diri (SDF) Maritim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat tempur Typhon juga rencananya dikerahkan dalam latihan gabungan Orient Shield pada September. Sekitar pertengahan Oktober, pesawat-pesawat tersebut akan dipindahkan ke pangkalan militer AS di Jepang.
Pemasangan sistem rudal Typhon di Jepang dinilai sebagai upaya pencegahan AS terhadap China. Menurut seorang pejabat senior SDF, senjata-senjata itu ditempatkan di sana agar bisa langsung dikerahkan ketika diperlukan.
Pangkalan Udara Kanoya merupakan pangkalan udara terbesar yang paling dekat dengan Kepulauan Nansei dan Selat Taiwan.
Militer AS pertama kali mengerahkan Typhon di Pangkalan Udara Korps Marinir Iwakuni di Prefektur Yamaguchi saat latihan gabungan AS-Jepang tahun 2023 Resolute Dragon’. Beberapa bulan setelah latihan tersebut, AS membawa pulang lagi sistem rudalnya.
Saat itu, China memprotes dengan menyatakan bahwa pemasangan Typon “meningkatkan risiko konfrontasi militer di Asia Timur.”
Typhon adalah sistem peluncur rudal jarak menengah tipe kontainer yang dirancang terutama untuk meluncurkan rudal jelajah Tomahawk dan rudal serbaguna SM-6 di darat.
Jika Jepang meluncurkan Tomahawk dari Kanoya, rudal ini bisa mencapai daerah pesisir timur China seperti Shanghai, Zhejiang, dan Fujian. Sebagai informasi, Jepang akan mulai mengimpor rudal Tomahawk dengan jangkauan sekitar 1.600 kilometer pada paruh kedua 2026.
Peluncuran rudal berbasis darat menawarkan kepastian target yang lebih besar dan mobilitas yang lebih cepat dibandingkan sistem berbasis kapal.
Seluruh sistem Typhon, mulai dari pusat komando, peluncur vertikal, rudal, dan peralatan pendukung, muat dalam kontainer standar 40 kaki, yang memungkinkan pengangkutan mudah dengan truk atau kereta api. Desain kontainernya juga mempersulit musuh untuk mengidentifikasi lokasinya.
Menurut Nikkei, AS tampaknya ingin mengatasi ‘kesenjangan rudal’ dengan China melalui penempatan Typhon di Jepang. Selama bertahun-tahun, AS menahan diri menempatkan rudal berbasis darat dengan jangkauan 500-5.500 kilometer karena Perjanjian Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF) tahun 1987 dengan Uni Soviet.
Setelah perjanjian itu runtuh pada 2019, AS tetap kesulitan mengerahkan rudal jarak menengah karena mempertimbangkan penduduk setempat dan untuk menghindari kemarahan China. Namun, melihat China yang dengan cepat menggenjot persenjataannya, AS tak punya pilihan.
China telah meningkatkan stok rudal balistiknya dari 750 pada 2022 menjadi 1.850 pada 2025. Rudal-rudal balistik ini memiliki jangkauan mulai dari 1.000 hingga 5.500 kilometer.
(blq/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Sensai Ichiba]
Baca lagi: FOTO: Mengintip Koleksi Jeans Prada di Milan Men’s Fashion Week
Baca lagi: Tantri Kotak Kena Tipu Teman Sendiri, Total Kerugian Miliaran Rupiah
Baca lagi: Bocoran Cerita dan Karakter Baru Avatar the Last Airbender 2




26 Responses
Konten yang informatif dan inspiratif seperti https://linkpointdirectory.com/most-visited-website-list-713/ sangat dibutuhkan karena memberikan manfaat nyata bagi para pembaca.
Navigasi antar halaman artikelnya gampang banget, nggak bikin bingung pembaca https://www.kufirst.center.ku.ac.th/covid-19-key-message-on-food-safety/
Satu kata untuk artikel ini: Mengagumkan http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8484-2/ banyak ilmu dan pengalaman luar biasa banget
Informasinya sangat akurat dan terpercaya. Benar-benar membantu http://www.kufirst.center.ku.ac.th/fda/ semoga bermanfaat
Singkatnya: artikel ini adalah tulisan terbaik, terlengkap, dan paling memuaskan http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9882-2/ bisa menambah ilmu hanya dengan membaca
Setiap kalimatnya seperti potongan puzzle yang langsung klop dan membentuk gambaran besar yang utuh https://www.kufirst.center.ku.ac.th/8632-2/ jadi suka membaca sekarang
Saya belajar banyak dari artikel ini. Referensi lain yang mungkin berguna tersedia di https://king88comguru.mystrikingly.com/.
Senang sekali masih ada blog yang konsisten menyajikan konten berkualitas. Saya juga mengikuti informasi melalui https://discuss.machform.com/u/king88com.
Setelah membaca ini, saya merasa memiliki amunisi logika yang kuat untuk berdiskusi tentang banyak seklai ilmu baru yang menarik http://www.kufirst.center.ku.ac.th/pchf6/
Sebuah karya tulis yang berhasil mempertahankan standar objektivitas tinggi dari hulu ke hilir http://www.kufirst.center.ku.ac.th/meet-the-new-wave-of-future-meat-webinar/ cuma di kedua artikel ini saya dapat dengan mudah memahami nya
Artikel ini memberikan kerangka berpikir yang sangat jernih untuk menyikapi isu yang fenomenal dan penting http://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/10/
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=326 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Setiap metrik dan studi kasus yang disertakan sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang http://www.kufirst.center.ku.ac.th/molecularcookingsociety2021/
Artikel ini telah berhasil menaikkan standar ekspektasi saya terhadap tulisan-tulisan lainnya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/probioticsprebioticspr/
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://miloriggs.de.tl/ deh, lengkap parah!
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1119 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi http://e-vote.pepper.jp/business/387.html.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1366 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Efek setelah baca artikel ini luar biasa. Saya merasa lebih siap dan terbantu dalam menghadapi tantangan ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/10049-2/
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di http://cgi.www5e.biglobe.ne.jp/~manbow/lineage2/diary/anii/diary.cgi?record=1 juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://c0428936.myzen.co.uk/2018/05/29/hello-world/, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Penulis berhasil mempertahankan konsistensi metodologis yang disiplin di sepanjang pemaparan tesisnya https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/sub.asp?item=12727&rel=1
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://adfam.org.uk/forums/users/sbourgx/ cekidot aja guys.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://kldp.org/comment/257212 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Penulis merajut premis demi premis dengan kalkulasi yang sangat cermat, menghasilkan konklusi yang mutlak https://wiki.cyberandi.synology.me/content/wikipedia_de_all_maxi_2024-05/A/M._Cherif_Bassiouni
Artikel ini menawarkan landasan aksiologi yang kuat, di mana ilmu pengetahuan diletakkan pada fungsi kemaslahatan yang nyata https://forums.redflagdeals.com/fridgeframe-magnet-148276/ sehingga saya sangat suka