
Jakarta, Sensai Ichiba Indonesia
—
Para guru di sekolah-sekolah yang dikelola pemerintah khawatir kehadiran siswa akan menurun, setelah pemerintah
India
berhenti menyajikan telur dari menu makan siang gratis.
Pemerintah di negara bagian Benggala Barat menghentikan pemberian menu telur dalam program makanan gratis, usai pemerintah nasionalis Hindu yang baru terpilih mengatakan bakal menggantinya dengan menu vegetarian.
Aturan baru ini memicu perdebatan lama soal makanan, keyakinan, dan gizi bagi anak-anak di negara berpenduduk terpadat di dunia ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telur, yang sebelumnya disajikan seminggu sekali, mulai bulan lalu digantikan dengan alternatif nabati seperti potongan kedelai, keju cottage, dan lentil.
Hal ini setelah pemerintah negara bagian itu menunjuk Masyarakat Internasional untuk Kesadaran Khrishna (ISKCON), yang umumnya dikenal sebagai gerakan Hare Krishna, ditunjuk sebagai penyedia makan sekolah yang baru. ISKCON merupakan penyedia makan siang sekolah terkemuka di India yang hanya menyajikan makanan vegetarian.
“Kami akan memastikan bahwa nutrisi apa pun yang diperoleh anak dari telur, akan diimbangi atau dilampaui oleh protein dan vitamin berkualitas unggul dalam makanan kami,” kata anggota senior ISKON, Surovijoy Govinda Das.
Namun beberapa ahli gizi punya pendapat berbeda.
“Telur adalah standar emas untuk kualitas protein,” kata dokter kesehatan masyarakat, Sylvia Karpagam.
Partai Perdana Menteri Narendra Modi, yang meraih kekuasaan di Benggala Barat untuk pertama kalinya pada Mei, sering mempromosikan vegetarianisme sebagai bagian dari agenda nasionalnya meski sebagian besar umat Hindu di India mengonsumsi daging dan ikan.
Telur yang umumnya dianggap non-vegetarian oleh umat Hindu, bahkan lebih banyak dikonsumsi.
Mantan Ketua Menteri Benggala Barat, Mamata Banerjee, mengecam aturan menghilangkan telur dari makanan sekolah, karena dianggap bertentangan dengan budaya di negara bagian tersebut.
Beberapa guru juga telah menyatakan keprihatinannya, karena makan gratis di India telah mendorong tingkat kehadiran murid dan peningkatan gizi yang baik.
“Makan siang telah menjadi salah satu atraksi terbesar di sekolah dasar negeri,” kata guru Raja Dey, kepada AFP.
Meski tidak ada data nasional yang mengaitkan telur dengan tingkat kehadiran di sekolah, namun Dey mengatakan siswa datang dalam jumlah besar pada hari-hari di mana telur disajikan dalam menu makan gratis.
Di negara bagian selatan Karnataka, angka resmi dari tahun lalu menunjukkan bahwa kehadiran meningkat dari 93,5 menjadi 98,97 persen, setelah distribusi telur diperluas menjadi enam hari dalam seminggu.
(isa/dna/bac)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Justin Bieber-BTS Tampil di Debut Halftime Show Final Piala Dunia 2026
Baca lagi: Pemkab Kudus Sidak Pajak Kendaraan ASN, Hasilnya Puluhan Nunggak
Baca lagi: OpenAI Respons Gugatan Apple yang Tuding Pencurian Rahasia Dagang


16 Responses
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://kldp.org/node/40909, lumayan buat pelengkap.
Keren ulasannya! Singkat, padat, jelas. Bagi temen-temen yang pengen tahu lebih detail, web https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=98604&picno=36500 juga punya artikel yang relate banget.
Setuju 100%! Memang bener banget poin-poin yang disampein. Buat nambah literasi, mampir juga ke https://dl.nanet.go.kr/detail/PAMP1000027510 ya, bahasan mereka juga oke punya.
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://kldp.org/comment/273534 ngebahas hal yang lumayan mirip.
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://kldp.org/comment/352027 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://dl.nanet.go.kr/detail/PAMP1000027418 yang cukup menarik.
Artikel yang sangat mencerahkan hari ini. Sekadar menambahkan, saya melihat ada juga tulisan sejenis yang dibahas tuntas di https://vote.sparklit.com/comments.spark?contentID=1191126&page=307&action=viewTopic&commentID=all&pollID=919600.
Penjelasannya sangat jernih dan gampang dicerna. Pas banget saya lagi riset soal ini, dan nemu juga artikel pendukung di https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/1332.
Topik ini emang selalu seru buat dibahas tuntas. Buat nambah wawasan kita bareng-bareng, coba deh cek juga tautan https://teknokrat.ac.id/tips-liburan-yang-produktif-ala-mahasiswa/ ini.
Topik yang sangat relevan dan menarik. Kebetulan tadi saya menemukan artikel pendukung yang bagus di https://royal-caribbeans-keto-voyage-savor-the.webflow.io/ buat dibaca bareng.
Konten yang sangat berkualitas dan relevan. Bagi yang butuh sudut pandang tambahan, langsung aja meluncur ke https://caramellaapp.com/htihit/BS5v2YydD/anatomy-one-cbd-gummies-don-t-buy-before-read-official.
Tulisan yang rapi dan sangat mudah dipahami. Kebetulan saya menemukan artikel pendukung yang nggak kalah bagus di https://pro-fast-keto-acv-gummies-4238f7.webflow.io/.
Tulisannya rapi dan penyampaian poin utamanya langsung to the point tanpa bertele-tele. Terima kasih atas ilmunya! Untuk tambahan data pendukung yang searah, tautan di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296988370_htm ini lumayan oke buat dicek.
Tulisannya rapi dan penyampaian poin utamanya langsung to the point tanpa bertele-tele. Terima kasih atas ilmunya! Untuk tambahan data pendukung yang searah, tautan di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297487647_htm ini lumayan oke buat dicek.
Penjelasannya terstruktur rapi dan alur pembahasannya gampang banget dipahami buat orang awam. Mantap abis min! Bagi yang butuh referensi bacaan tambahan, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320435696_htm
Gaya bahasanya asyik banget dan mengalir dengan baik, bikin betah baca sampai selesai. Mantap admin! Referensi pelengkap materi sejenis yang asyik bisa dicek di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297509049_htm